Contoh soal Sejarah SBMPTN Bab Revolusi dan Perang Kemerdekaan Indonesia

Spread the love

1. Setelah kemerdekaan Indonesia, tentara PETA di Jawa dan Bali dibubarkan.
SEBAB
PETA merupakan organisasi bentukan Jepang.

2. Pada tahun 2004, NKRI memiliki 32 provinsi. Pada tanggal 19 Agustus 1945 ketika kabinet pertama terbentuk, Republik Indonesia yang baru merdeka itu memiliki…
a. 24 provinsi
b. 18 provinsi
c. 15 provinsi
d. 10 provinsi
e. 8 provinsi

3. Rapat raksasa di Lapangan Ikada dipelopori oleh…
a. Persatuan Perjuangan
b. PPKI
c. Komite Van Aksi Menteng 31
d. Barisan Benteng
e. Golongan Muda

4. Maklumat pemerintah tanggal 16 Oktober 1945 berisi tentang…
a. Penghapusan jabatan Perdana Menteri
b. Pengalihan kekuasaan presiden kepada wakil presiden
c. Perubahan bentuk negara
d. Perluasan wewenang KNIP
e. Pemberlakuan sistem presidensil

5. Pada tanggal 3 November 1945 pemerintah RI mengeluarkan Maklumat Wakil Presiden Nomor X tentang…
a. Pembentukan Tentara Keamanan Rakyat
b. Kewaspadaan dalam menghadapi Sekutu
c. Pembentukan partai-partai politik
d. Tata cara pergantian kabinet
e. Pemindahan ibu kota RI dari Jakarta ke Jogjakarta

6. Maklumat Pemerintah tanggal 11 November 1945 berisi pengalihan pertanggungjawaban menteri dari…
a. DPR kepada presiden
b. MPR kepada presiden
c. Presiden kepada parlemen
d. Presiden kepada MPR
e. KNIP kepada presiden

7. Dalam rangka melucuti balatentara Jepang di wilayah Indonesia, pada tahun 1945 pihak Sekutu telah membentuk…
a. South East Asia Command
b. Netherlands Indies Civil Administration
c. Allied Forces Netherlands East Indies
d. Special Command for Netherland Indies
e. South East Asia Nations Organization

8. Tingginya semangat juang bangsa Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan, dibuktikan oleh berbagai peristiwa perlawanan sejak masuknya tentara Sekutu ke Indonesia. Peristiwa yang tidak tergolong dalam rangkaian ini adalah…
a. Peristiwa Bandung
b. Peristiwa Bandar Betsi
c. Peristiwa Medan Area
d. Pertempuran Bojongkokosan
e. Pertempuran Ambarawa

9. Pada tanggal 21 Juli 1947 Belanda melakukan agresi militernya.
SEBAB
Terdapat perbedaan penafsiran terhadap isi Perjanjian Renville.

10. Belanda pada tanggal 21 Juli 1947 melancarkan agresi militer I ke daerah kekuasaan RI. Tindakan Belanda itu melanggar suatu kesepakatan dengan Indonesia, yaitu…
a. Konferensi Meja Bundar
b. Linggarjati
c. Roem Royen
d. Renville
e. Malino

11. Untuk mempertahankan kedudukannya di Indonesia, Belanda pada tahun 1946 membentuk negara-negara “boneka”. Negara-negara tersebut adalah sebagai berikut, kecuali…
a. Negara Madura
b. Negara Pasundan
c. Negara Jawa Tengah
d. Negara Jawa Timur
e. Negara Sumatera Selatan

12. Dalam Perundingan Renville, salah satu tuntutan Belanda adalah…
a. Pelibatan badan arbitrasi internasional
b. Pemulihan negara Indonesia Serikat
c. Mempertahankan garis demokrasi van Mook
d. Penghapusan daerah “kantong gerilya”
e. Pengakuan keberadaan NICA dan KNIL

13. Masyumi dan PNI menolak persetujuan Renville.
SEBAB
Persetujuan Renville dianggap tidak menjamin dengan tegas akan kelanjutan dan kedudukan RI.

14. Perjanjian Renville berdampak…
1) Munculnya jabatan perdana menteri
2) Peristiwa PRRI
3) Berdirinya negara Pasundan
4) Jatuhnya kabinet Amir Syarifuddin

15. Latar belakang agresi militer Belanda II antara lain…
1) Pertentangan politik internal RI akibat Persetujuan Renville
2) Rekonstruksi dan rasionalisasi angkatan perang
3) Pemberontakan PKI Madiun
4) Serangan Umum 1 Maret

16. Tujuan utama agresi militer Belanda II adalah menguasai kota Yogyakarta.
SEBAB
Belanda gagal menangkap Presiden Soekarno dan Wakil Presiden M. Hatta.

17. Akibat dari persetujuan Roem-royen adalah…
a. Pengakuan de facto RI atas Jawa da Madura
b. Pemerintah RI membentuk APRIS
c. Kembalinya pemerintahan RI ke Jogjakarta
d. Diakuinya kedaulatan Indonesia
e. Berdirinya negara Indonesia Serikat

18. Long march divisi Siliwangi dilakukan dalam rangka menyusupkan TNI ke belakang garis Van Mook di Jawa Barat.
SEBAB
Divisi Siliwangi yang hijrah ke Jawa Tengah harus kembali ke tempat asal yaitu Jawa Barat sebagai akibat dari Perjanjian Renville.

19. Agresi Militer Belanda II tidak memberi hasil sebagaimana yang diharapkan oleh pihak Belanda, baik secara politik maupun militer.
SEBAB
Berdiri Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat.

20. Akibat ditawannya Presiden Soekarno dan wakilnya M. Hatta oleh tentara Belanda pada aksi militernya yang kedua, maka presiden Soekarno memberikan mandat kepada Syarifudin Prawiranegara untuk mengadakan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia. Syafruddin Prawiranegara pada saat itu menjabat sebagai…
a. Menteri Pertahanan
b. Menteri Luar Negeri
c. Menteri Keamanan
d. Menteri Kemakmuran
e. Menteri Dalam Negeri

Soal-soal ini dapat anda pergunakan sebagai latihan untuk SBMPTN 2018

Sumber Soal: >www.bimbinganalumniui.com

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *